Jumat, 28 November 2014

NASI BAKAR



Sabtu, 11 Oktober 2014
13.30 – 17.30 WIB


Pada hari itu masih dalam keadaan Mid Semester. Calon Dewan Ambalan angkatan 32 mengikuti ekstra namun dilaksanakan pukul 13.15. Wajar sekali kalau mereka tidak lengkap, mungkin karena dampak Mid Semester bagi yang tidak berangkat. Pada saat, latihan sudah berjalan beberapa menit, ada saja yang telat. Empat orang yang telat dikenakan konsekuensi yaitu push-up sebanyak 30. Anggota mereka tidak peka dengan keluarganya. Tapi, anggota yang lain mau membantu tapi push-up sudah selesai. Setelah 15 menit berlalu dengan latihan PBB. Selanjutnya instruksi dari angkatan 31 dengan menyuruh anggota CDA 32 untuk mengambil bahan – bahan membuat hasta karya. Mereka harus berdampingan dengan kakak asuh mereka masing – masing . Mereka mebuat beraneka kerajinan ada yang membuat bunga dari kaleng atau plastik, miniatur vespa dari kaleng, miniatur tunas kelapa dari kardus, bingkai dari kain perca, dll. Kakak asuh mereka dan angkatan 32 diberi waktu sekitar 1setengah jam untuk embuat hasta karya atau sampai masuk
waktu solat ashar. Kemudian, setelah itu mereka diberi tugas oleh pembantu Pembina atau Kak Abdul Rauf utuk memasak nasi bakar atau memasak nasi di dalam kelapa muda. Namun, Angakatan 32 membuat nasi bakar di damping olek Kak Zainul Dan Kak Bagus. Sedangkan angkatan 31 yang lain sedang membicarakan tentang impian Di Ambalan. Sangat asyik sekali membicarakan impian masing – masing. Saat Kak Rita Martina Sari sedang mengungkapkan impiannya dia sedih namun kok yang lain ketawa, itu gara – gara kak Rita saat ngomong nada bicaranya lucu,,,.  Terus di tengah – tengah saat Kak Rauf ungkapin impiannya Kak
Rauf menagatakan “Sekalang”, hehehehe. Di akhir Kegiatan makan – makan nasi bakar bareng – bareng angkatan 31 dan 32 sama Kak Rauf juga. Saat makan pada rebutan semua, tapi rasanya uwenak katanya yang makan. Ada nasi yang gak mateng juga tapi tetep ya di makan.

 

TAMU AMBALAN



Minggu, 24 Agustus 2014.
Pukul 08.30 – 13.00 WIB.


Seluruh Siswa/i kelas X mengikuti acara yaitu penerimaan tamu Ambalan. Acara tersebut berlangsung dari pukul 08.30 – 13.00 WIB. Acara tersebut berjalan dengan lancar tanpa halangan. Dalam hal ini terdapat beberapa pos yang harus ditempuh oleh siswa/i kelas X dengan bentuk kelompok. Satu kelompok terdiri dari 4 – 8 orang, satuan terpisah. Putra dengan putra dan putri dengan putri. Pos 1 yaitu dengan pos balon, pos 2 dengan pos guyur air, pos 3 dengan siram tepung, pos 4 dengan hafalan surat pendek, pos 5 dengan cium bau, pos bayangan dengan game, dan pos 6 sekaligus pos terakhir yaitu labirin. Acara itu juga di bantu oleh Angggota Dewan Ambalan Dr. Soetomo dan Fatmawati angkatan 30 dan 31, serta para Pembina Ambalan Dr. Soetomo dan Fatmawati. Peraturan main dalam hal ini adalah dengan menggunakan uang monopoli. Apabila mereka telah sampai di pos akan ditanya oleh panitia uang mereka bertambah atau berkurang berasal dari mana. Kalau dalam hal-hal tersebut mereka berbuat curang maka hanya ada dua pilihannya yaitu masuk penjara atau denda. Keseruan dan kekompakan antar kelompok diuji pada saat memasuki penjara karena penjara ini adalah wc. Saat mereka banyak berbicara maka ruangan akan pengap dan terasa sesak. Regu terbaik adalah regu yang paling banyak uangnya dan diperoleh dengan keterangan yang jelas.
 

Rabu, 26 November 2014

PIDAH GOLONGAN CALON ANGKATAN 32



Minggu, 21 September 2014
Pukul 07.00 – 16.30 WIB


Calon Dewan Ambalan angkatan 32 sebanyak 49 orang pada hari itu melaksanakan kegiatan yaitu pindah golongan. Dalam melaksanakan hal tersebut mereka harus melakukan latihan sebanyak 6x berturut-turut. Dalam pelaksanaannya dapat berjalan lancar namun ada salah satu anak yang penyakitnya kambuh yaitu patah tulang. Namun, tidak menyurutkan semangatnya untuk terus mengikuti kegiatan sampai akhir. Terdapat beberapa tahapan yang harus dilalui oleh calon angkatan 32  secara berurutan. Terdapat sebanyak 5 pos yang terdiri dari 3 pos asli dan 2 pos bayangan.  Langkah awal untuk mereka dapat berjalan menuju pos adalah dengan menjawab teka-teki semaphore oleh agkatan 31. Disetiap pos pasti terdapat sandi yang harus mereka pecahkan. Di pos 1 yaitu pengambilan tanda peserta dengan cara yang telah ditentukan panitia atau angkatan 31 yang berada di pos 1. Setelah, para peserta mendapatkan tanda tersebut mereka melanjutkan perjalanan menuju pos bayangan 1. Di sini tes kejujuran mereka diuji dengan pertanyaan MTDDS( Mak Tratap Deg-Deg Ser)  yaitu orang pertama yang disukai. Jawaban mereka sangat bervariasi dan lucu sekali dalam menyampaikannya yaitu rasa malu-malu dan gugup. Setelah selesai mereka menuju pos 2. Di pos 2 mendapatkan tugas dari panitia untuk membuat tandu 1 orang dan yang lain masuk ke dalam kubangan air yang cukup dingin. Lanjut ke Pos bayangan 2 dengan baris-berbaris  didalam air kemudian berbaring di atas air, lalu mata mereka dipejamkan dengan panitia diolesi lumpur pada bagian muka, sungguh sangat lucu muka mereka penuh lumpur. Lalu, yang terakhir dan sangat akhir di pos 3 dengan rute yang unik ada permainan lompat galah, di introgasi di dalam air oleh angkatan 30 dan 31, kemudian untuk naiknya menggunakan tangga yang dibuat oleh angkatan 31. Acaranya yang akhir adalah sesi makan bersama di atas daun pisang. Rasa Kekeluargaan, Kebersamaan, kepeduliaan, Syukur di terapkan dalam hal tersebut.