|
Sabtu, 11 Oktober 2014
|
|
Pada
hari itu masih dalam keadaan Mid Semester. Calon Dewan Ambalan angkatan 32
mengikuti ekstra namun dilaksanakan pukul 13.15. Wajar sekali kalau mereka
tidak lengkap, mungkin karena dampak Mid Semester bagi yang tidak berangkat.
Pada saat, latihan sudah berjalan beberapa menit, ada saja yang telat. Empat
orang yang telat dikenakan konsekuensi yaitu push-up sebanyak 30. Anggota
mereka tidak peka dengan keluarganya. Tapi, anggota yang lain mau membantu
tapi push-up sudah selesai. Setelah 15 menit berlalu dengan latihan PBB.
Selanjutnya instruksi dari angkatan 31 dengan menyuruh anggota CDA 32 untuk
mengambil bahan – bahan membuat hasta karya. Mereka harus berdampingan dengan
kakak asuh mereka masing – masing . Mereka mebuat beraneka kerajinan ada yang
membuat bunga dari kaleng atau plastik, miniatur vespa dari kaleng, miniatur
tunas kelapa dari kardus, bingkai dari kain perca, dll. Kakak asuh mereka dan
angkatan 32 diberi waktu sekitar 1setengah jam untuk embuat hasta karya atau
sampai masuk
waktu
solat ashar. Kemudian, setelah itu mereka diberi tugas oleh pembantu Pembina
atau Kak Abdul Rauf utuk memasak nasi bakar atau memasak nasi di dalam kelapa
muda. Namun, Angakatan 32 membuat nasi bakar di damping olek Kak Zainul Dan
Kak Bagus. Sedangkan angkatan 31 yang lain sedang membicarakan tentang impian
Di Ambalan. Sangat asyik sekali membicarakan impian masing – masing. Saat Kak
Rita Martina Sari sedang mengungkapkan impiannya dia sedih namun kok yang
lain ketawa, itu gara – gara kak Rita saat ngomong nada bicaranya
lucu,,,. Terus di tengah – tengah saat
Kak Rauf ungkapin impiannya Kak
Rauf
menagatakan “Sekalang”, hehehehe. Di akhir Kegiatan makan – makan nasi bakar
bareng – bareng angkatan 31 dan 32 sama Kak Rauf juga. Saat makan pada rebutan
semua, tapi rasanya uwenak katanya yang makan. Ada nasi yang gak mateng juga
tapi tetep ya di makan.
|

Tidak ada komentar:
Posting Komentar